Hai Nus, Apa Kabar ?
ini surat kedua ku nus. oia satu lagi, aku ini bukan Aquarius. aku gemini .
tidak apa-apa kan nus?aku tahu kamu selalu mendengarkan cerita.
Nus,
Aku ingin menemuinya. Dia .
ah, apa aku harus memberitahumu siapa dia? rasanya tidak prlu ya nus, karena aku yakin kamu telah mengetahuinya.hihihi
aku ingin bertemu dengannya nus, tapi aku harus mencarinya terlebih dahulu, nus.
karena ia pergi hanya dengan meningglkan sebuah rasa percaya bahwa aku kan menemukannya lagi.
aku yakin, dengan radar neptunusmu. aku bisa menemukannya.
bantu aku ya nus :))
salam radarneptunus d(~.~)b
setidaknya, hal-hal yang tidak mampu kukatakan bisa aku tuliskan segalanya disini..
Minggu, 16 September 2012
Selasa, 04 September 2012
Dear Neptunus (1)
dear neptunus,
hari ini aku mengingat kembali bahwa ada impian yang harus aku perjuangkan. impian, cita dan cinta.
kamu percaya mimpi kan , Nus?karna yang perlu dilakukan oleh seorang pemimpi adalah mempercayainya,nus. itu aku tahu dari salah satu buku yang aku baca .
dengab radarmu itu, aku yakin aku bisa mengejar dan menggapai semua mimpi da tentu saja.. aku pasti bisa menemukan cinta sejatiku.
entah surat ini akan berlabuh dimana ,yang aku yakini adalah kau pasti bisa mendengar ceritaku .
salam neptunus d(^^)b
“kata-kata yang sedikit gila, tapi ini adanya … “
Aku menyanyanginya dan aku mencintainya.
Bagiku, mengenalnya adalah suatu keajaiban yang telah Tuhan
berikan .selayaknya pertemuan yang disponsori oleh takdir, bagaimanapun
pertemuanku dengannya sangatlah menarik.
Didepannya aku menjadi diriku sendiri. Bersamanya membuatku
percaya bahwa segalanya akan selalu baik-baik saja . Bahwa bersamanya,
segalanya menjadi benar. membuatku percaya akan keajaiban mimpi dan cinta.
Membuatku lupa bahwa hati ini ternyata sudah hanyut terbawa
ombak tanpa kusadari.
Bersamanya aku
merasakan kaki ini berpijak lebih tegap dari biasanya. Menguatkanku entah
dengan apapun itu.
Bersamanya pula terkadang membuat bibirku kelu. Seperti
banyak yang ingin dikatakan namun pada akhirnya hanya diam yang menguap
perlahan . seperti saat ingin kukatakan rindu, atau butuh sekalipun.
Yang
paling sederhana antara aku dan dia pada saat ini adalah mungkin saling
mendoakan .
Langganan:
Komentar (Atom)