Aku menyanyanginya dan aku mencintainya.
Bagiku, mengenalnya adalah suatu keajaiban yang telah Tuhan
berikan .selayaknya pertemuan yang disponsori oleh takdir, bagaimanapun
pertemuanku dengannya sangatlah menarik.
Didepannya aku menjadi diriku sendiri. Bersamanya membuatku
percaya bahwa segalanya akan selalu baik-baik saja . Bahwa bersamanya,
segalanya menjadi benar. membuatku percaya akan keajaiban mimpi dan cinta.
Membuatku lupa bahwa hati ini ternyata sudah hanyut terbawa
ombak tanpa kusadari.
Bersamanya aku
merasakan kaki ini berpijak lebih tegap dari biasanya. Menguatkanku entah
dengan apapun itu.
Bersamanya pula terkadang membuat bibirku kelu. Seperti
banyak yang ingin dikatakan namun pada akhirnya hanya diam yang menguap
perlahan . seperti saat ingin kukatakan rindu, atau butuh sekalipun.
Yang
paling sederhana antara aku dan dia pada saat ini adalah mungkin saling
mendoakan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar