Hujan bertemu pada pelangi pada saat senja tiba.
Mereka saling menatap.
Diam, sama-sama tidak berani memulai suatu percakapan.
Ah, hujan yang malu-malu atau pelangi yang tak pernah berani?
Satu pertanyaan hadir.
Sebuah rindu dan kesetiaan itu seperti apa?
Mungkin seperti anak kecil yang merindukan hujan hanya untuk bermain air.
Atau mungkin kesetiaan adalah jingga yang selalu setia pada senja dan pelangi yang selalu setia datang setiap kali usai hujan turun. Kau setuju yang mana ?
Tapi, aku tak terlalu suka hujan.
Terlalu gaduh, memaksa ku untuk mengadu.
Mengadu hal-hal yang seharusnya kusimpan.
Hujan itu terlalu berisik, hingga membuat hatiku selalu terusik saat diam-diam angin membawa ingatanku terhadapmu.
Pertemuan ini selesai. Pertemuan antara hujan dan pelangi yang hanya di isi dengan pertanyaan dan jawaban masing-masing. Tapi mereka sama-sama yakin, nahwa pohon-pohon akan selalu menjaga rahasia mereka. Selalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar